Tentang Sebuah Nama

“Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat nanti dengan nama-nama kalian dan nama-nama bapak kalian. Karena itu perbaguslah nama-nama kalian.” (HR Abu Dawud no. 4948, Imam Ahmad (5/194), Ad-Darimi (2/294), Al-Baihaqy dalam Sunan Al-Kubro (9/306) dan lainnya)

Belakangan ini saya dan istri lagi suka memilih nama, padahal hamil aja belum, hehehe. Sesuai hadist diatas, milih nama itu adalah nama yang baik, yang bagus.

Saya sendiri sudah pengalaman memilih nama, Sharleen Alodia Abraham adalah nama putri saya. Namanya sendiri dapet saat dia udah lahir sekitar 5 hari, jadi gak kayak orang-orang yang sudah menyiapkan nama jauh-jauh hari, nama Sharleen lama didapat sampai Ibu frustasi.

Sharleen berasal dari bahasa asli Amerika untuk panggilan seorang wanita, harapan saya dia menjadi wanita yang berfikiran dewasa. Lalu Alodia sendiri artinya keberuntungan. saya menginginkan dia menjadi orang yang beruntung. Dan Abraham, nama keluarga saya.

Pertimbangan saya memilih nama ada beberapa:

  1. Arti nama tersebut, karena nama adalah do’a;
  2. Panggilannya nanti saat sekolah;
  3. Jumlah karakter;
  4. Kesesuaian dengan kelamin anak;
  5. Tren.

Jujur, nama saya sebenarnya bukan nama sekarang. Awalnya saya mau dikasih nama Muhammad Jannatun Firdaus Abraham, berat… banggeeeettt… Nama itu dari almarhum nenek, ibunya Bapak. Ortu gak setuju, karena bbeeeeerraaaatt.. dan lagian Muhammad mirip nama Bapak, Achmad, Jannatun nama Ibu, Jannah. Akhirnya diambil Firdaus, karena salah seorang murid Ibu bernama Firdaus dan nakalnya gak karuan, ‘us’ saya dihilangkan dan akhirnya jadi Firda.

Zulivia terdiri dari dua kata, Zuli dan Via. Maksudnya adalah lahir melalui (via) bulan Juli, karena ortu anti mainstream, Juli diganti Zuli. Dan akhirnya Abraham melengkapi nama saya.

Masalah gak selesai disini aja. saat sekolah amat sangat merugikan saya hingga pencatatan nama di Bank sampe di kartu berobat, hingga 2013. Firda Zulivia Abraham, terdiri dari 21 karakter, sedangkan standar nama orang yang bisa diisi dalam form adalah 20 karakter. Hasilnya disetiap isi form saya menuliskan nama lengkap saya menjadi Firda Zulivia Abraha.

Kaleb
Koin Raja Abraha yang mau menghancurkan Ka’bah

Abraha adalah nama seorang Raja di Yaman. masalahnya raja tersebut mau menghancurkan ka’bah. hebat kan…??? selisih 1 huruf bisa beda makna… sialan..

Oke, Tahun 2010 adalah tren nama anak yang ke-arab-arab-an. Nama anak banyak yang model-model arab dengan akhiran huruf “A”, ini dikarenakan maraknya sinetron yang gak jelas. Misalnya nama Aziiza, Quinsha, Faiza, Renata, Amila, Kaila, Nabila, Cantika, Bella, Regina, Asusila, ApisCerana dan lainnya. Ketika itu saya gak mau kasih nama panggilan anak yang akhiran “A”, Sharleen pun solusinya, panggilannya ‘Alin’, dan Alodia, biar ikutin tren dikit.. hehehehe

Selain nama yang tren, nama kota juga tidak ketinggalan menjadi nama anak, misal Mecca, Medina, Sydney, Paris, Brooklyn, Bandung, Eugene, Medan, Diego, Virginia, Sisilia, Helena, dll deh..

Ada 1 nama kota yang jarang sekali saya denger dipake, apalagi di Indonesia, nama itu adalah…..

ROMA…

bersambung ke hari rabu…

baca disini…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s