Ketika memasuki tahun 2015, saya merasa tidak sanggup melaluinya. Bagaimana tidak, sudah disibukan sama kerjaan utama sebagai peneliti, mengelola jurnal ilmiah yang ternyata naudzubillah merepotkan dan menyibukkan, saya juga mendapat kepercayaan memimpin tim riset.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, saya memimpin riset dengan dana hanya puluhan juta, kali ini dana yg di gelontorkan lebih dari 3000% (sebelumnya 14,000%, tp karna kebijakan aneh, akhirnya dapetnya cm 3000%) lebih banyak dr tahun kemaren.

Jujur, saya stress, stress melanda mulai dari memasuki 2015. Dana besar, tentu tanggung jawab besar. Hasilnya nanti akan menjadi indikator model penerapan IT di Indonesia. Selain itu banyak rencana2 besar diluar, seperti pindah ke Banjarbaru, urusin usaha, dll. Tentu gak melupakan tugas utama peneliti, yaitu menulis, mengurus Jurnal yang memasang target tinggi tahun ini. Dan ini bisa mempercepat botak saya..

Sampai minggu kemaren, saya terus dikejar oleh pihak universitas, karena riset ini bekerjasama dengan bbrp Universitas. Universitas sudah memberikan saya bantuan buku2 dan teori2 yang saya lupa apa.. Saya mengelak, beralasan, mulai dari lupa kirim proposal, hingga lupa alamat email. Tapi sebenarnya, proposal itu belum saya buat sama sekali.

Tapi Allah selalu memberikan bantuan diluar akal pikiran, tiba2 kamis kemaren saya mendapat kabar, bahwa riset saya akan dibahas sama temen2 dan peneliti senior di Bandung (memang cuma saya yang masih peneliti junior) , panik, saya mendapat kabar kurang dari 40 jam sebelum acara itu, dan sabtu ini di kantor juga ada kegiatan wajib, family day.

Dengan kepanikan, cari tiket dan terbang. Dan yah rapat koordinasi kemaren yg sedikit alot (karena saya mempertahankan bbrp hal dan harus mengutak-atik sedikit anggaran) membuat saya bisa tersenyum hari ini dan sampai seterusnya, ada bantuan yang tak terduga datang. Semua membantu saya, saya terbantu oleh mereka, riset itu menjadi tidak serumit yang saya bayangkan sebelumnya, tentunya proposal tadi bisa saya kirimkan ke Universitas2 yang terlibat, dan bisa mulai bekerja senin besok.

Thank you Allah.
Thank you Honey
Thank you temen2 peneliti yang sudah gak karuan seniornya..

#curhatanseorangpeneliti
#MassSelfCommunication
#maafPanjang
#maafngejunk
#ditulisdiperjalanan – with Herniyati

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s